Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Cerita dan Rasa #2 Proses Memaafkan

Setiap hari menata hati Berharap kelapangan semakin luas Agar maaf nyaman bersemayam di sana Menjadi pemaaf itu emang susah, butuh waktu dan energi Tapi kan hadiahnya juga besar Jadi bakal worth it :)       Kalimat-kalimat di atas ditulis sendiri sebagai pengingat dan penenang. Membisiki diri kalau manusia itu pasti ga sempurna. Sewaktu-waktu bisa melakukan hal yang menurut kita kurang pas. Kita pun demikian dan bisa juga manusia melakukan kesalahan karena ketidaktahuannya. Jadi yasudah maafkan, pikirku. Apalagi jika sudah mencoba mengingatkannya. Namun untuk memaafkan ternyata tak semudah membalikkan tangan meski hati sudah meniatkannya. Perintah-perintah bijak dari otak belum sepenuhnya mampu membuat hati menjalankan niatnya dengan mulus. Ada saja hari-hari yang terkadang masih teringat akan hal itu, yang membuat hati jadi kurang nyaman. Kalau sudah begitu, maunya cepat-cepat lupa. Padahal memori itu akan selalu ada, tinggal bagaimana kita meresponnya.   ...

Menuju Seperempat Abad..

Lebih banyak berdialog dengan diri sendiri Mencoba mengenali apa yang dirasakan dan menerimanya Mencoba menempatkan diri Mencoba menyampaikan sesuatu di waktu yang tepat Karenanya, banyak belajar sabar Karenanya, ingin memulai untuk bisa "berpasrah" dengan yang di Atas Tak dipungkiri, alhamdulillah banyak sekali nikmat yang ku syukuri. Keluarga dan sahabat-sahabat yang selalu ada itu adalah nikmat dan rizky yang paling aku syukuri. Mereka yang menerima apa adanya diriku dengan segala kekuranganku. Di saat aku merasa insecure, aku ingat.. ada mereka. Terimakasih banyakđź’—. Tentunya banyak juga nikmat-nikmat lainnya. Alhamdulillah. Mmm inginku banyak bercerita tentang apa yang menjadi mimpi dan anganku kelak. Namun biarlah mereka yang dekat yang mengetahuinya. Semoga hati terisi penuh olehNya ya.. hingga tenang bisa mengiringi setiap langkah untuk mewujudkan mimpi-mimpi baik yang sederhana maupun yang tak sederhana. Aamiin! hehe

Cerita dan Rasa #1 Inginkan Sabar dan Ikhlas

Tulisan di bawah ini ditulis pada tahun 2019 lalu dan rasanya masih menjadi pengingat diri sendiri sampai saat ini. - Sabar Bersabar itu seperti sedang olah raga lari. Terus lari, cape kayak pengen berhenti aja. Apalagi gatau garis finishnya dimana. Tapi terus aja lari sampai akhirnya ikhlas menjadi angin segar yang meluruhkan cape itu. Kemudian tidak terasa sudah berada di garis finish dan berucap  "Ternyata aku bisa melewati semua cape itu. Meski tidak sempurna di perjalanannya, at least aku sudah mencoba dan berhasil sampai di garis finish". :) - Ikhlas Mengikhlaskan butuh waktu.  Tapi setidaknya mau untuk memulai.  Mau memaafkan untuk yang keliru.  Mau tidak mendendam untuk yang salah.  Biarkan seperti air yang mengalir.  Suatu hari nanti, tenang akan kamu rasakan.  Mungkin hari itu tanpa terasa ikhlas sudah menetap dalam hatimu.  Selamat memulai..

Hello 2020!

Hello 2020! Ga kerasa ya udah bulan Juni aja.. Alhamdulillah untuk lima bulan yang sudah berlalu, untuk semua pembelajaran yang didapat. Aku harap dengan kondisi bumi saat ini, kita bisa saling membantu dengan cara kita masing-masing dan saling doain yah :) Mm oke.. tentunya setiap tahun kita punya harapan masing-masing. Kalau aku mungkin simple, salah satu harapanku di tahun 2020 ini ingin rajin nulis di blog karena sebenarnya aku suka banget nulis-nulis mendokumentasikan jurnal harianku ataupun insight-insight yang aku dapat. Sebenarnya udah lama banget si pengen share di sini, cuma kayak masih insecure gitu lho hahaha jadi tulisanku kadang cuma dishare ke close friend aja. Sekarang juga masih insecure si.. tapi ya coba aja ya barangkali ada yang bisa diambil manfaatnya atau bisa juga mewakili perasaan temen-temen hehe.  Disclaimer: apa yang akan aku tuliskan, tidak semuanya pengalaman pribadi aku, ada yang dari kisah teman, kisah konseli, dll. Selamat membaca..